Search Posts

Category: Sunnah Rasul

Doa Memperoleh Rahmat

بِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِين ~ النمل:19

Aurat

Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, لاَ يَنْظُرُ الرَّجُلُ إِلَى عَوْرَةِ الرَّجُلِ وَلاَ الْمَرْأَةُ إِلَى عَوْرَةِ الْمَرْأَةِ Artinya: “Tidak boleh seorang pria melihat aurat pria lainnya, dan tidak boleh seorang wanita melihat aurat wanita lainnya” (Hadits shahih Riwayat Muslim, dari Abu Sa‘id al-Khudriy radhiyallaahu ‘anhu).

Menggunakan Celak

Ibnu Abbas meriwayatkan dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, bahwasanya beliau bersabda: اكْتَحِلُوا بِالْإِثْمِدِ فَإِنَّهُ يَجْلُو الْبَصَرَ وَيُنْبِتُ الشَّعْرَ “Bercelaklah kalian dengan itsmid, karena dia bisa mencerahkan mata dan menumbuhkan rambut (bulu mata).” (HR. At Tirmidzi no.1679 dalam Sunan-nya bab Maa jaa-a fil iktihaal, Ahmad no.15341 dalam Musnad-nya) Cara Rasulallah Menggunakan Celak Sunan Ibnu Majah dan yang lainnya disebutkan dari Ibnu Abbas bahwa “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam memiliki tempat celak yang beliau gunakan tiga kali di bagian mata.” […]

Umrah

Rasulullah SAW berkata kepada Ummu Sinan, seorang wanita Anshar, agar Apabila datang bulan Ramadhan, hendaklah ia melakukan umrah, karena nilainya setara dengan haji bersama Rasulullah saw. (HR. Bukhari dan Muslim)

Lailatul Qadar

“Barangsiapa yang shalat pada malam lailatul qadar berdasarkan iman dan ihtissab, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim) Untuk mendapatkan malam penuh berkah itu, Rasulullah SAW sebaiknya berdoa: “Allahumma innaka ‘afuwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii.” Ya Allah, Engkaulah Pemilik Ampunan dan Engkaulah Maha Pemberi Ampun. Ampunilah aku

Memberikan Makanan Berbuka Puasa (Ith’amu ath-tha’am)

مَنْ فَطَرَ صَائِمًا فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ وَلَا يَنْقُصُ مِنْ اَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئٌ – صحيح النسائى و الترمذى “Barang siapa yang memberikan makanan berbuka kepada orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berpuasa itu” (Shohih Nasa’i dan Tirmidzi)

Sunnah Malam/Hari Jumat

Sunnah Rasul begitu melekat dengan kesan “bercinta” yang dilakukan suami-istri. Hadist yang sering digunakan sebagai dasar adalah “Barangsiapa melakukan hubungan suami istri di malam Jumat (kamis malam) maka pahalanya sama dengan membunuh 100 Yahudi.” Padahal Hadist yang dijadikan dasar tidak ditemukan dalam kitab manapun. Sunnah Rasul yang sebenarnya pada malam atau hari Jumat adalah 1. Memperbanyak membaca Shalawat Sabda Nabi SAW, “Perbanyaklah shalawat kepadaku setiap hari jum’at karena shalawatnya umatku akan dipersembahkan untukku pd hari […]

Mengharapkan pahala dan keridhaan Allah ketika menafkahi keluarga

عَنْ أَبِيْ مَسْعُوْدٍ الْبَدْرِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ قَالَ: (( إِنَّ الْمُسْلِمَ إِذَا أَنْفَقَ عَلَى أَهْلِهِ نَفَقَةً ، وَهُوَ يَحْتَسِبُهَا، كَانَتْ لَهُ صَدَقَةٌ )) [ رَوَاهُ مُسْلِمٌ: 2322] Diriwayatkan dari Abu Mas’ud al Badri – radhiyallahu ‘anhu – dari Nabi –shallallahu ‘alaihi wasallam- beliau bersabda: “Sesungguhnya seorang muslim jika menafkahi keluarganya dengan mengharapkan pahala dan keridhaan Allah ta’ala, maka baginya (pahala) shadaqah.” (HR. Muslim).

Lari-lari kecil saat thawaf

عَنِ ابْنِ عُمَرَ ـ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا ـ قَالَ: (( كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ إِذَا طَافَ الطَّوَافَ اْلأَوَّلَ، خَبَّ (أَيْ:رَمَلَ) ثَلاَثًا وَمَشَى أَرْبَعًا … اَلْحَدِيْث )) [ مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ :1644- 3048 ] Diriwayatkan dari Ibnu Umar —radhiyallahu ‘anhuma— ia berkata: “Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- jika thawaf pada thawaf yang pertama (thawaf qudum), berlari-lari kecil pada tiga putaran pertama, dan berjalan pada empat putaran lainnya.” (Muttafaqun ‘alaih). * Ramal: Berjalan cepat dengan langkah-langkah […]

Mengharapkan pahala dan keridhaan Allah ketika menafkahi keluarga

عَنْ أَبِيْ مَسْعُوْدٍ الْبَدْرِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ قَالَ: (( إِنَّ الْمُسْلِمَ إِذَا أَنْفَقَ عَلَى أَهْلِهِ نَفَقَةً ، وَهُوَ يَحْتَسِبُهَا، كَانَتْ لَهُ صَدَقَةٌ )) [ رَوَاهُ مُسْلِمٌ: 2322] Diriwayatkan dari Abu Mas’ud al Badri – radhiyallahu ‘anhu – dari Nabi –shallallahu ‘alaihi wasallam- beliau bersabda: “Sesungguhnya seorang muslim jika menafkahi keluarganya dengan mengharapkan pahala dan keridhaan Allah ta’ala, maka baginya (pahala) shadaqah.” (HR. Muslim).

Next Page »
Show Buttons
Hide Buttons